Monday, February 27, 2012

Bento dari Warung Singapore, Zurich


Di Zurich, Swiss banyak sekali restoran asia bermunculan. Seingat saya, lima tahun lalu tak begitu banyak. Di stasiun Alstetten saja ada dua restoran. Harganya, standar Swiss. Alias mahal-mahal. Diantara banyaknya tempat makan Asia tersebut, tuan rumah kami di Zurich merekomendasikan yang Singapore Restaurant. Teman kami satu lagi pun pernah menyebut-nyebut tempat makan satu ini. Porsinya besar. Rendangnya nikmat. Harganya, ya gitu deh.... hehehe.

Agar bisa makan bersama-sama. Kami pesan saja untuk dibawa pulang. Semuanya kemudian dikemas dalam wadah plastik, sehingga mirip bento. Wadahnya jumbo. memang terlihat porsinya lebih besar dari porsi makanan asia di Jerman. Kami pesan tiga jenis makanan : sate ayam kesukaan anak-anak, gulai ayam dan nasi campur.

Saya tak mencicip sate ayam. Tak tahu rasanya. Namun melihat anak-anak menyantap dengan nikmat, saya yakin enak. Gulai ayamnya agak pedas. Kuah santannya lumayan kental. Menu nasi campur terdiri dari tumis kapri, satu telur rebus, gulai ayam, sambal yang banyak dan potongan daging rendang. Porsi nasinya tak sebanding dengan lauknya. Alias lauknya sangat banyak. Buat saya, satu porsi bisa untuk dua kali makan. Rasanya sungguh tak mengecewakan. Walau bagaimanapun menu yang sama versi indonesia rasanya lebih saya sukai. Tapi resto Singapore ini rasa Asianya kental. Tak terlalu mengadaptasi rasa barat.

No comments:

Post a Comment

matched content: