Wednesday, June 30, 2010
Salat Untuk ke Kantor
Labels:
bekal ke kantor,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Membawa Salat ke Sekolah
Syukurlah, saya senang sebab anak-anak tak anti makan sayuran. Bahkan menikmatinya.
Dedaunan salatnya saya beli jadi di supermaket. Terdiri dari potongan daun Endivien, Frisee dan Radicchio. Sayangnya saya tak tahu nama mereka dalam bahasa Indonesia.
Karena sebagian dedaunan tersebut agak pahit rasanya, saya tambahkan potongan mentimun dan tomat. Saya campurkan dengan saus asam salat. Terakhir ditambah potongan telur rebus. Ada pula potongan mangga manis sebagai selingan.
Labels:
Bekal Sekolah,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Tuesday, June 29, 2010
Belanja Bento Gear
Seneng rasanya punya koleksi untuk nyiapin bento dari toko bundahafidh. Beberapa pernak-pernik yang sempat menggodaku untuk dimiliki, diantaranya:
Rice Mold bentuk hati, bunga dan bear. Berbeda dengan rice mold sebelumnya, cetakan nasi ini lebih mudah digunakan karena tanpa gagang. Namun, semuanya tetap asik untuk mencetak nasi dalam bento buat panda.
Rice Mold warna pink. Selain bentuknya yang imut-imut juga bentuknya yang lebih beragam. Dalam satu kantong isinya: kelinci, bear, bunga dan bintang. Walaupun sama-sama bentuk bunga dan bear, tapi dengan cetakan ini porsi nasinya lebih kecil sehingga cocok untuk diet,he3x.
Puncher bentuk hati, bear dan tulip. Laver cutter ini terlalu besar untuk nori merk Tae Kae Noi yang dijual di indo sehingga tetep nunggu puncher dari teh Lia di Bonn.
Foodpicks, koleksi penjepit tamagoyaki dan bisa dijadikan garpu untuk nusuk buah. Selain itu juga warna dan bentuknya bisa menambah cantik warna di bento yang kita buat.
Star Cutter, pemotong sayuran bentuk bintang dengan ukuran yang beragam.
Semoga dengan beberapa informasi tentang pernak-pernik nge-bento ini bisa semakin menambah kecintaan kita pada keluarga melalui bento yang kita hadirkan di setiap makan siang mereka.
Labels:
Bento Gear,
berburu alat bento,
ima/EP
| Pendapat sahabat: |
Lumpia Buat Abi
Labels:
bekal ke kantor,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Lumpia Untuk Embak
Tema bekal Embak dan Abi hari ini mirip. Keduanya saya masukkan lumpia di dalamnya. Isi lumpianya terdiri dari daging ayam, kol Cina dan potongan rebung. Karena Embak hari ini cuma sampai pukul 12-an di sekolah, maka tak saya tambahkan sumber karbohidrat lain. Buah dan sayur berupa potongan mangga, tomat dan mentimun tak boleh ketinggalan di sini.
Labels:
Bekal Sekolah,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Monday, June 28, 2010
Bento Gear Lagiii
Bagi yang bingung mencari pernak pernik Bento di Indonesia, setelah melihat web bento kami. Jangan cemas lagi ya? Beberapa tulisan di web tentang belanja pernak-pernik Bento melalui online via facebook. Tulisanku kali ini terinspirasi setelah menerima bento stuff kemarin sore. Wah jadi semangat nge-bento nih. Aku mulai cerita ya apa saja yang menjadi piranti baruku membuat bento untuk panda.
Puncher berbentuk bunga dan "I love U", gunanya untuk menghias nori agar siap dihias bersama nasi untuk membuat sushi yang isinya tergantung selera kita.
Sauce Container bentuk buah-buahan, rasanya tempat saus yang kecil ini akan semakin menambah warna dari bento yang kita buat sekaligus bisa mempercepat kita membuat bento karena bisa bikin tempura yang tinggal goreng trus tambahin saus deh..
Sandwich Cutter, bentuk roti tawar yang segi empat bisa menghasilkan bentuk yang lucu-lucu sesuai karakter ini.
Foodpicks, alat tusuk ini ternyata multifungsi untuk bento karena bisa dijadikan pengikat tamagoyaki yang kususun seperti sate. Selain itu bentuknya yang unik bisa menambah cantik bento untuk panda.
Cetakan nasi bentuk dadu, sebenarnya pesan ini karena terinspirasi bikin sushi yang relatif lebih kecil mengingat kami di indo susah sekali bisa dapat nori yang lembaran gede. Mudah-mudahan berguna dan bisa menjadi inspirasi berbento..
Selamat memesan pernak-pernik bento dan mengikuti langkah kami menyayangi keluarga dengan menambah cinta dalam sebuah bekal makan siang..
Labels:
Bento Gear,
berburu alat bento,
ima/EP
| Pendapat sahabat: |
Bento Monmon
Bento kali ini identik dengan muka lucu tempat saus yang baru aja dipesan di toko bento. Semangat menyajikan bento untuk panda dengan cumi gulung isi caisin ternyata tidak mudah. Belum membuat oseng tempe pedas yang menjadi favorit membuat masakan mudah untuk menghasilkan warna coklat,he3x.. Akhirnya setelah melewati 1 jam proses di dapur, bento karakter monmon ini tersaji di tas kerja panda. Sebagai share isinya : buncis tumis, oseng tempe pedas, cumi isi caisin, tamagoyaki iris tipis, jeruk dan saus di dalam muka monmon. Selamat terinspirasi dengan caraku menyusun jeruk ya?
Labels:
bekal ke kantor,
ima/EP
| Pendapat sahabat: |
Sunday, June 27, 2010
Puding Salju Oma Rosa
10 kuning telur
10 putih telur
150 gram mentega dicairkan
7 sendok makan gula pasir
4 sendok makan terigu
Cara membuatnya :
Kocok telur bersama gula pasir hingga putih dan mengembang. Kemudian masukan terigu sedikit demi sedikit, terakhir masukan mentega yang sudah dicairkan. Masukan kedalam loyang kotak ukuran 28 cm. Panggang hingga matang. Kemudian dinginkan.
Cake ini untuk ditaruh ditengah pudingnya.
Bahan untuk Salju :
3 Bungkus agar-agar merah
5 gelas santan dari 1 butir kelapa
1/2 kaleng susu kental manis putih
1 gelas gula pasir
sedikit garam
Cara Membuatnya :
Didihan agar-agar, gula pasir, santan dan garam. Setelah mulai mendidih masukan susu kental manis.
Bersamaan itu, kocok 10 butir putih telur dengan 1/2 gelas gula pasir hingga kaku, soft peak.
Setelah agar-agar mendidih, masukan kedalam kocokan telur, kocok terus hingga adonan tercampur rata. Masukan bahan salju setengahnya kemudian letakan cake ditengahnya, dan masukan setengah adonan bahan salju lagi. Dinginkan, setelah kaku, masukan kedalam lemari pendingin. Dan siap sajikan.
| Pendapat sahabat: |
Bento Lidah
Hari ini pak awi ingin makan besar, karena di kampus sampai sore. Nasi dicetak bentuk cinta, pecel dan sayurannya, kentang mustopa, dan yang paling istimewa, lidah bacem masakan mama yang super enak, minumannya jus jeruk. Selamat makan pak awi...
Labels:
bekal ke kantor,
imoet
| Pendapat sahabat: |
Bento Roti
Labels:
bekal ke kantor,
imoet
| Pendapat sahabat: |
Belanja Alat Bento
Di liputan kali ini kita mau menilik koleksi pernak-pernik bento yang baru saja dibeli via online Facebook di toko bento. Adapun toko offline peralatan bento bisa di lihat di postingan berikut ini, silahkan di klik: Toko Bento Indonesia.Beberapa belanjaan yang kubeli di toko online, diantaranya:
- Food Cup bentuk angel dan hati. Selain bentuk dan warnanya yang cantik, dengan food cup ini makanan yang sedikit berkuah seperti tumisan, oseng atau ayam kecap tidak bercampur dengan nasi atau buah-buahan lain dalam satu kotak bekal.
- Sauce Container bentuk monyet. Pertama melihat tempat saos ini terbayang panda akan menyukai bekalnya karena karakternya sepasang monyet yang imut. Lebih-lebih di dalamnya dilengkapi sendok kecil yang imut untuk mengambil sausnya. Wah, jadi seneng punya sauce container ini.
- Egg Mold bentuk kelinci dan bear. Akhirnya kesampaian punya ini barang. Pencetak telur yang bisa menciptakan karakter lucu yang membuat telur lebih dari sekedar telur.
- Rice Mold bentuk bunga dan hati. Pencetak nasi yang membuat hati berbunga bunga. Dengan pencetak nasi ini, bento untuk panda jadi lebih bervariasi.
Labels:
Bento Gear,
berburu alat bento,
ima/EP
| Pendapat sahabat: |
Friday, June 25, 2010
Membuat Salat Serut Dengan Serutan Julienne
Bulan lalu ada diskon berbagai macam alat dapur di salah satu toko terkenal di kota kami. Ada beberapa barang yang saya taksir. Namun hanya keturutan dua, sebab dana terbatas. Salah satu yang saya beli adalah serutan Julienne. Didiskon hampir setengah harga asli. Satu lagi, serutan spiral idaman tak jadi dibeli. Sebab dengan harga 15 euro terasa mahal sekali untuk dibeli.

Sejak pertama kali melihat serutan Julienne ini, saya membayangkan bakal membuat salat serut dengannya. Potongan Julienne sendiri adalah tipe atau teknik memotong sayuran atau buah dll sehingga berbentu lidi panjang. Panjang potongan sekitar 6-7 cm. Tante Lia juga pernah menggunakannya untuk memotong mentimun di sini. Dan menjadikannya sebagai hiasan.
Sebagai bahan salat serut, saya menggunakan mentimun, mangga dan wortel. Karena serutannya kecil, maka memakainya untuk menyerut buah dan sayur, rasanya lama sekali. Belum lima menit menyerut, tangan saya sudah terasa pegal. Sekitar dua puluh menit saya habiskan untuk membuat semangkuk kecil salat. Jadi serutan ini tak layak dipakai untuk menyerut dalam skala besar. Satu lagi, dia lebih mudah dipakai menyerut wortel yang lebih keras dibanding mentimun atau mangga.
Akhirnya semangkuk salat serut pun bisa saya nikmati. Segar. Jika ditambahkan bumbu rujak manis, pasti sudah jadi rujak serut. Apalagi kalau ditambah bengkuang dkk. Pasti lebih nikmat dan menyegarkan.
Sejak pertama kali melihat serutan Julienne ini, saya membayangkan bakal membuat salat serut dengannya. Potongan Julienne sendiri adalah tipe atau teknik memotong sayuran atau buah dll sehingga berbentu lidi panjang. Panjang potongan sekitar 6-7 cm. Tante Lia juga pernah menggunakannya untuk memotong mentimun di sini. Dan menjadikannya sebagai hiasan.
Sebagai bahan salat serut, saya menggunakan mentimun, mangga dan wortel. Karena serutannya kecil, maka memakainya untuk menyerut buah dan sayur, rasanya lama sekali. Belum lima menit menyerut, tangan saya sudah terasa pegal. Sekitar dua puluh menit saya habiskan untuk membuat semangkuk kecil salat. Jadi serutan ini tak layak dipakai untuk menyerut dalam skala besar. Satu lagi, dia lebih mudah dipakai menyerut wortel yang lebih keras dibanding mentimun atau mangga.
Akhirnya semangkuk salat serut pun bisa saya nikmati. Segar. Jika ditambahkan bumbu rujak manis, pasti sudah jadi rujak serut. Apalagi kalau ditambah bengkuang dkk. Pasti lebih nikmat dan menyegarkan.
Labels:
ira,
Salat,
Tip dan Trik
| Pendapat sahabat: |
Thursday, June 24, 2010
Tamagoyaki Isi Nori
Telur dadar ala Jepang atau tamagoyaki ini salah satu alternatif protein dalam bento. Membuatnya mudah. Memang mesti telaten dan agak lambat di awal. Setelah dua kali percobaan, tangan ini rasanya tak kaku lagi ketika menggulung adonan telor di atas wajan teflon. Kali ini tamagoyakinya saya tambahkan potongan nori untuk memperkaya rasa.
Sisa tumisan kemarin kembali tampil di foto hari ini. Beserta potongan mentimun, mangga dan minuman probiotis.
Labels:
bekal ke kantor,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Wednesday, June 23, 2010
Sandwich Keju
Seperti biasa, bekal Embak sederhana saja. Satu roti tawar gandum penuh diisi dengan keju gouda tipis. Pisangnya setengah saja. Dan ditambah potongan mentimun agar lebih menyehatkan.
Labels:
Bekal Sekolah,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Bekal Tumisan
Ada dua macam tumisan dalam bekal Abi ini. Tumis sayuran dan bakso ikan. Serta tumis kentang. Tumis sayurannya hanya terdiri dari wortel, kol China dan irisan bakso ikan. Sedangkan tumis kentangnya instan. Saya beli di supermarket, lalu tinggal ditumis sendiri di rumah. Dalam bahasa jerman namanya Bratkartoffeln. Di atas nasi adalah kering tempe dan sepotong kecil ikan asin. Sebagai batas, irisan mentimun.
Labels:
bekal ke kantor,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Tuesday, June 22, 2010
Foodpicks
Foodpicks ini sering ditemui dalam kotak bekal kami. Fungsinya selain mempermudah dalam mengambil makanan, terutama dalam bentuk potongan, juga untuk dekorasi bento.
Cucukan paling bawah dengan motif buah-buahn kami beli bareng di toko online bentoshop.de. Karena isinya 50 biji, kami patungan membeli satu pak.
Yang kiri atas adalah pemberian Tante Lia, sahabat kami. Ini foodpicks khas disini, dan bisa ditemukan dengan mudah di toko-toko alat rumah tangga atau supermarket besar. Orang sini sering menggunakannya saat pesta, sebagai pengambil fingerfood (makanan mini di pesta). Satu ini tak hanya saya manfaatkan untuk mengambil makanan, bisa juga dipakai sebagai tusukan sate mini. Misalnya saja untuk sate sosis, buah-buahan atau potongan sayuran.
Sedangkan yang kanan atas, saya beli di sebuah toko murah. Bahannya dari bambu. Berbeda dengan foodpicks plastik yang cenderung licin, yang ini lebih pas digunakan sebagai garpu mini.
Jika melihat foto-foto bento orang, masih banyak model dan jenis foodpicks ini. Lucu-lucu dan unik. Untuk sementara kami cukup menggunakan ketiga jenis yang kami punya.
Labels:
Bento Gear,
foodpicks,
ira
| Pendapat sahabat: |
Monday, June 21, 2010
Nasi Kuah Mie Ayam
Menu makan malam kami kemarin adalah mie ayam. Sayang mie rebusnya langsung habis kami makan. Ketika saya bilang akan merebus lagi untuk bekal Abi hari ini, kata beliau tak perlu. Beliau bisa makan kuah mie dengan nasi. Agar lebih mengenyangkan. Seperti biasa, saya tambahkan sayuran : potongan wortel, mentimun dan tomat.
Labels:
bekal ke kantor,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Ketika Musim Nenas Tiba
Yang saya tahu bahwa harganya saat ini sedang turun alias dijual lebih murah dibanding harga biasa di beberapa supermarket. Makanya di beberapa hari terakhir, hampir selalu ada buah satu ini di rumah kami. Selain nenas ada potongan wortel dan brotchen isi keju segar.
Labels:
Bekal Sekolah,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Sunday, June 20, 2010
Wadah Bekal Abi
Ketiga kotak ini digunakan bergantian sebagai wadah bekal Abi. Dari ketiganya, hanya satu benar-benar bento box dari Jepang (paling bawah bertuliskan Euro Style). Sisanya adalah kotak plastik wadah makanan biasa berharga murah.
Dua wadah teratas saya beli di supermarket setempat. Volumenya sekitar 1 liter. Sangat cocok untuk porsi Abi. Wadah biru bertutup transparan punya satu sekat. Tutupnya kurang kuat sehingga saya ikat lagi pakai karet gelang bila Abi membawanya. Kedua wadah tersebut tahan panas microwave.
Wadah bento buatan Jepang, selain harganya paling mahal diantara ketiganya, perawatannya pun paling susah. Terdiri dari dua tingkat wadah dengan isi sekitar 900 ml. Dia tak tahan microwave. Satu kali Abi lupa, memasukkannya ke dalam microwave kantor. Walhasil, penutup bagian bawahnya melar dan tak bisa menutup dengan sempurna.
Labels:
Bento Gear,
ira
| Pendapat sahabat: |
Bekal ke Kampus Kali Ini
Bento kali ini dipercentil dengan warna pink dari kulit buah naga, selain itu ditemani oleh sisa buah ceri yang manis dan segar. Makanan utamanya adalah nasi dan semur ayam, beserta salat dan irisan mentimum yang di buat oleh pemotong Juliene. Pemotong Julienne (Julianne schneider) bentuknya sama seperti pengupas wortel atau kentang, hanya saja ada bagian pisau yang bergerigi sehingga bisa memotong sejajar dan memanjang seperti gambar di atas.
| Pendapat sahabat: |
Saturday, June 19, 2010
Mie Vegetarian di Stasiun Kereta Api
Beberapa tahun terakhir ada perkembangan terjadi pada makanan di stasiun kereta api di Jerman. Di stasiun-stasiun kereta api besar, biasanya ada banyak penjual makanan. Untuk memasok kebutuhan para penumpang. Juga para non penumpang yang kebetulan mencari makanan. Sebab stasiun kereta selalu buka bahkan di hari Minggu dan hari libur nasional.
Paling standar adalah kedai penjual roti khas Jerman. Selain itu kadang ada restauran makanan cepat saji seperti McDonald atau Burger King. Ataupun kedai makanan Turki (Doner Kebab).
Akhir-akhir ini rumah makan Asia pun mulai bermunculan di stasiun-stasiun besar. Mereka tak hanya menjual makanan untuk dimakan di tempat, melainkan juga untuk dibungkus. Mie vegetarian adalah tipikal makanan dibungkus dengan harga termurah. Bungkusnya pun praktis. Harga standarnya adalah 2,50 euro. Pembeli bisa mengambil sendiri garpu atau sumpit.

Isinya sederhana. Mie, bawang daun sedikit potongan wortel. Kadang ada juga yang manmbah telur. Rasanya khas. Sepertinya semua punya resep sama. Sebab menurut kami, di stasiun mnapun kami beli, rasanya serupa saja. Sesekali ras apenyedapnya juga sangat kuat.
Makanan ini sesekali kami beli ketika di perjalanan. Sebagai alternatif praktis, cepat dna murah. Walau kami sadar tak terlalu menyehatkan.
Paling standar adalah kedai penjual roti khas Jerman. Selain itu kadang ada restauran makanan cepat saji seperti McDonald atau Burger King. Ataupun kedai makanan Turki (Doner Kebab).
Akhir-akhir ini rumah makan Asia pun mulai bermunculan di stasiun-stasiun besar. Mereka tak hanya menjual makanan untuk dimakan di tempat, melainkan juga untuk dibungkus. Mie vegetarian adalah tipikal makanan dibungkus dengan harga termurah. Bungkusnya pun praktis. Harga standarnya adalah 2,50 euro. Pembeli bisa mengambil sendiri garpu atau sumpit.
Isinya sederhana. Mie, bawang daun sedikit potongan wortel. Kadang ada juga yang manmbah telur. Rasanya khas. Sepertinya semua punya resep sama. Sebab menurut kami, di stasiun mnapun kami beli, rasanya serupa saja. Sesekali ras apenyedapnya juga sangat kuat.
Makanan ini sesekali kami beli ketika di perjalanan. Sebagai alternatif praktis, cepat dna murah. Walau kami sadar tak terlalu menyehatkan.
Labels:
bekal jalan-jalan,
ira
| Pendapat sahabat: |
Friday, June 18, 2010
Sayur Kari dan Ceri
Bekal makan siang kali ini hasil menguras kulkas, dalam rangka menghabiskan persediaan makanan. Supaya tidak terkesan seperti sisa-sisa makanan, yuk mari kita hias dan percantik menjadi bento.
Hidangannya terdiri atas sayur kari ayam, supnya disimpan terpisah di wadah hijau bertutup, sedangkan ayamnya diletakkan di atas nasi yang ditaburi bawang goreng. Bagi kami di kampung halaman, sayur kari adalah hidangan wajib ketika lebaran dan biasanya dimakan dengan ketupat. Namun kali ini hanya di temani nasi putih biasa. Sebagai pencuci mulut ditambahkan tomat ceri dan buah ceri segar yang ditaruh dalam wadah silikon. Untuk menambah semarak suasana, saya beri irisan mentimun di sekeliling nasi.
| Pendapat sahabat: |
Thursday, June 17, 2010
Sayuran Panggang Ala Mediterania
Menu bekal Abi hari ini didominasi sayuran. Tepatnya karbohidrat dan sayuran. Sebab selain sudah ada potongan tomat dan mentimun, lauknya adalah sayuran panggang ala mediterania. Terbuat dari wortel, terong, jamur serta sedikit daging sapi cincang. Bagian atasnya dihias dengan potongan buah zaitun. Buahnya mangga dan pencuci mulutnya minuman probiotis.
Labels:
bekal ke kantor,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Wednesday, June 16, 2010
Beruang ke kampus
Labels:
Bekal kuliah,
imoet
| Pendapat sahabat: |
Buah Ceri dalam Bento
Udara Musim panas sudah mulai melewati jerman. Beberapa hari ini suhu sudah berada di atas 20 derajat, meskipun matahari jarang hadir. Yang paling disukai di musim panas diantaranya buah cheri segar kesukaan sudah muncul dan dijual di supermarket. Meskipun sekarang masih mahal, tapi kami sudah tak sabar mencicipinya. Akhirnya si manis ini pun menghiasi bekal perjalanan Aachen-Bonn ditemani oleh sisa puding marie oma rosa, di hias dengan serutan wortel dan mentimun.
| Pendapat sahabat: |
Tuesday, June 15, 2010
Nasi Bunga
Labels:
bekal ke kantor,
Bento,
imoet
| Pendapat sahabat: |
Nasi Campur
Labels:
bekal jalan-jalan,
Bento,
imoet
| Pendapat sahabat: |
Pempek Asli Dueren
Labels:
bekal ke kantor,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Monday, June 14, 2010
Bento cemilan
Seseorang tiba-tiba menelepon, menawarkan kue bollen asli dari indonesia dan menyuruh kami menjemput makanannya di stasiun kereta. Tanpa pikir panjang kami langsung menerima tawaran langka ini.
Niatnya, sebagian saya buat bento cemilan untuk si uda ditambah beberapa tomat ceri, cheese stick, mangga dan baby bell kumbang. Tapi ternyata sebelum berangkat ke Aachen bekalnya sudah habis dilahap...
Labels:
bekal jalan-jalan,
Bento,
buah,
keju,
Makanan Indonesia,
rustka
| Pendapat sahabat: |
Bekal ke Kantor Sederhana
Labels:
bekal ke kantor,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Mini Babybel
Labels:
Bekal Sekolah,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Sunday, June 13, 2010
Bola Brezel
Beginilah jika ada even-even sepak bola dunia di negara pecinta bola. Banyak sekali penduduknya langsung terkena demam piala dunia. Tak hanya kaos, baju atau aksesoris laris dijual. Makanan minuman teman menonton sepak bola tak kalah marak dibeli orang. Tadi ketika ke sebuah toko roti di stasiun Cologne, ada penawaran brezel bola ini. Harga brezel isi keju hanya satu euro saja. Padahal jika brotchen isi , harganya 1,39 euro. Lumayan, selain bentuknya unik, brezel bola ini sangat lumayan dimakan sebagai pengganjal perut di perjalanan.
Labels:
bekal jalan-jalan,
ira
| Pendapat sahabat: |
Bento Barbeque
Cuaca hari ini sudah mulai bersahabat lagi, matahari sudah mulai bersinar dan suhu pun sudah mulai menghangat. Hari ini si uda punya acara barbeque bersama koleganya. Dengan hanya mengandalkan beberapa bahan sisa di kulkas akhirnya bisa juga meracik bahan barbeque dan dikemas dalam kotak bento besar. Di kulkas tersisa satu bungkus sosis wiener, setengah potong filet dada ayam dan beberapa buah paprika. Ayam saya rendam dengan bumbu kecap garam dan merica, selanjutnya tinggal di tusuk dan dirangkai sedemikian rupa dan bekal pun siap untuk di bawa ke tempat piknik.
| Pendapat sahabat: |
Friday, June 11, 2010
Tuerkish Kochen : Kaya Resep, Miskin Gambar
Sejak berkutat dengan dunia bento, saya berusaha mencari buku-buku penunjang. Selain untuk memperkaya ide, juga menambah khasanah resep bekal sehat untuk keluarga. Sayangnya tak ada buku khusus membahas tentang bento atau bekal di perpustakaan kota kecil kami. Tapi mereka punya koleksi resep masakan manca negara cukup banyak. Ada pula beberapa buku resep masakan Jepang. Isinya tak terlalu menarik perhatian saya. Malah saya lebih condong meminjam buku resep masakan Turki ini.
Ini buku tua. Terbit di tahun 1980-an. Isinya tak hanya resep. Ada sedkit pengetahuan tenatng negara Turki, kebiasaan penduduknya. Kebiasaan mereka dalam memasak dan makan.
Kami sendiri, sudah mengenal beberapa orang Turki dengan baik selama tinggal di Jerman. Mereka sangat menghormati tamu. Jika diundang ke rumah mereka, kita harus siap dengan perut kosong. Selalu ada jamuan di sana. Sekali makan ada empat sampai enam menu. Sekali piring kita kosong, akan disini dengan makanan baru. Rasa makanan mereka pun cocok di lidah kita. Satu yang saya kurang suka. Kue-kue mereka terasa terlalu manis di lidah.
Resep-resep masakan di buku ini banyak sekali. Seratusan lebih. Mulai dari berbagai macam sup, makanan dari daging ayam, daging sapi, daging kambing, ikan serta resep vegetarian. Tak ketinggalan resep kue-kue super manis mereka. Sayangnya hanya sedikit foto makanan dipasang di dalamnya. Saya tak bisa membayangkan, bagaimana rupa makanan tersebut. Padahal, di suatu buku resep masakan, foto-fotonya yang sering membuat kita tergiur.
| Pendapat sahabat: |
Thursday, June 10, 2010
Abon Lagi, Abon Lagi!
Beginilah ibu-ibu kurang ide masak. Lauk bekal Abi jadi itu-itu saja. Tadi pagi rencana mau membuat tamagoyaki. Apa daya, sebab masih mengantuk berat, saya kembali ke abon sapi. Untungnya masih ada sisa sayur lodeh. Sehingga bekal Abi tak terlalu kering. Biar tambah sehar, saya tambahkan tomat serta potongan wortel.
Labels:
bekal ke kantor,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Wednesday, June 9, 2010
Menu Serba Ayam
Hari ini super kesiangan, telat gak tanggung-tanggung sejam gara gara keenakan tidur. Jadi untuk bento foto diatas sebetulnya bukan bento tadi pagi, melainkan bento untuk uda yang belum sempat diposting. Ini bento isinya terdiri atas ayam panir, tempe goreng dan ayam goreng kriyuk yang siap di santap dengan saus dalam wadah kuning. Cara membuat ayam goreng kriyuk ini sama dg membuat ayam tempura. Hanya saja setelah diberi tepung saya celupkan lagi ke dalam serbuk beras (reis flecken) terbuat dari beras yg digepengkan. Bekalnya diperlengkap dengan nasi yang di bungkus nori. Selain itu terdapat rolade ayam yang gagal, awalnya pingin supaya buncisnya mengelilingi wortel sehingga membentuk bunga. Untuk pencuci mulut, buah mangga menjadi pilihannya ditaruh dalam wadah silikon berwarna biru dihias dengan petersili dan wortel yang dicetak kupu-kupu.
| Pendapat sahabat: |
Abon Sapi, Sosis, Antipasti
Sekali lagi, tak ada lauk tersisa dari makanan malam kemarin. Pilihan mudah kali ini jatuh pada abon sapi dan sosis. Tinggal dibakar sebentar di atas wajan khusus, maka rasa sosis akan lebih enak. Setelah sosis dan tomat masuk di wadah atas, masih terlihat banyak tempat kosong. Saya masukkan antipasti beralas wadah silikon. Antipastinya terdiri dari cabe Afrika berisi keju segar serta buah zaitun. Di tempat kosong di antara tomat dan antipasti saya jejalkan potongan mentimun.
Labels:
bekal ke kantor,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Berburu Pernak-Pernik Bento di Duesseldorf
Sebelum menjemput keluarga kawan di bandara Duesseldorf Sabtu minggu lalu, kami menyempatkan diri untuk mengunjungi beberapa toko di kota ini. Niatnya untuk berburu berbagai pernak-pernik bento.
Toko pertama adalah Ho's Markt di Friedrich Ebert Strasse, jalanan di seberang depan stasiun Duesseldorf. Toko ini sebenarnya toko milik orang China, dan terlihat seperti toko Asia biasa. Namun karena saya lihat dia menjual barang-barang hadiah di lantai atas, maka saya masuk ke sana sebentar. Ternyata isi toko bagian atas lebih banyak berupa hiasan dan peralatan dapur. Tak terlihat pernak-pernik bento sama sekali.
Sasaran kedua adalah Takagi, toko buku Takagi di Marienstrasse 41. Dari Friedrich Ebert Strasse jalan terus belok kanan di Oststrasse. lalu ada jalan lagi ke kiri (Marienstrasse). Papan nama tokoanya sudah terlihat sedari belokan Marienstrasse. Banyak poster, majalah serta komik-komik Jepang dijual disini. Penjaganya sepertinya orang Jerman. Tokonya sendiri tak terlalu besar. barang-barang ditata dalam rak-rak rapat dan padat. Membuat toko terlihat lebih sempit. Kami temukan satu sudut rak berisi beberapa kotak bento. Kebanyakan buat anak-anak bergambar hello kitty berwarna merah muda. Harganya tak ada yang murah buat kami. Kotak-kotak kecil Hello Kitty saja dijual seharga hampir 23 euro per buah. Kotak-kotak untuk orang dewasa seharga 23 hingga hampir 35 euro. Mahal sekali. Di bagian atas ada beberapa sumpit dan cetakan telor seharga hampir 7 euro. Padahal kami beli online hanya 5 euro saja. Makanya walau barang-barang bagus serta buatan Jepang, kami tak mau membeli barang sedemikian mahal.
Terakhir, kami ke Dae Yang, toko bahan makanan sekaligus penjual alat-alat makan dan dapur. Di internet saya lihat mereka punya beberapa kotak bento baru. Ternyata benar. Mereka punya kotak-kotak bekal bergaya klasik. Sebagian besar berbentuk kotak. Motifnya burung, bunga-bunga atau polos saja. Ada juga yang bundar serta berbentuk bunga. Namun kebanyakan kotak bekalnya untuk piknik atau untuk membawa makanan dalam jumlah besar. Harganya lebih realistik dibanding takagi. Kotak bekal berbahan kayu untuk bapak-bapak harganya 16 euro. Koleksi lainnya (dengan ukuran besar) harganya bervariasi antara 22 hingga 30 euro. Koleksi selain kotak bekal disini tak bertambah. Berkurang malah. Cetakan nasi yang dulu pernah saya lihat sudah tak ada. Saya akhirnya hanya membeli kue-kue Jepang enak ynag pernah kami beli ketika kemari berbulan lalu.
Labels:
Bento Gear,
berburu alat bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Tuesday, June 8, 2010
Puding Marie
Puding Marie Oma Rosa
Puding ini terdiri dari 3 lapisan.
Bahan lapisan pertama :
2 bungkus kecil kue marie biskuit sekitar 250 gram
1 bungkus agar-agar putih
3 gelas air (1gelas = 200ml)
3 sendok makan gula pasir/selera
garam sedikit
Cara membuatnya :
Marie biskuit di susun rapi di loyang bulat yang tengahnya bolong, ukuran loyang kira-kira diameter 24 cm. Setelah itu, didihkan air, gula, garam dan agar2. Setelah mendidih, diamkan sampai uapnya hilang, tuangkan agar-agar kedalam loyang marie sedikit demi sedikit, harus ekstra hati-hati, jangan sampai agar-agarnya mengapung. Diamkan sampai sedikit mengeras.
Bahan lapisan kedua :
1 bungkus agar-agar putih
2 gelas air
1 gelas jus buah/sirup
1/4 kaleng Susu kental manis putih kira-kira 100 ml, bila kurang manis bisa ditambahkan 1 sendok makan gula pasir
1 kuning telur
1 sendok makan margarin
Cara Membuatnya :
Aduk rata margarin, kuning telur, dan susu kental manis dalam mangkuk. Sementara itu didihkan air dan agar-agar. Setelah agar-agar mendidih, masukan adonan yang dimangkuk. Aduk rata dengan adonan agar-agar tadi. tuangkan kedalam loyang sebagai lapisan kedua.
Bahan lapisan ketiga :
1 bungkus agar-agar putih
3 gelas air
1 sendok makan coklat bubuk
6 sendok makan gula pasir
Cara membuatnya :
Campurkan semua bahan diatas, kemudian didihkan. Masukan kedalam loyang sebagai lapisan ketiga.
Selamat Mencoba......
| Pendapat sahabat: |
Semangat baru dengan tempat bekal baru
Hasil berburu minggu lalu, dapat kotak bekal yang warnanya lucu. Bentuknya bundar dan bisa juga berfungsi sebagai mangkuk. Pertama kalinya saya gunakan untuk bekal menuju ke institut di bonn dari Aachen. Bekalnya terdiri atas nasi putih dengan lauk berupa semur daging ayam. Selain itu terdapat sayuran berupa mentimun wortel dan tomat cheri. Khusus untuk wortel dan ketimun saya serut dengan menggunakan serutan sayuran khusus, yang juga hasil berburu akhir pekan yang lalu.
Labels:
Bekal kuliah,
Bento,
Bento Gear,
rustka
| Pendapat sahabat: |
Mendoan dan Burger Mini
Beberapa hari ini terakhir ini saya masak masakan minimalis saja. Sehingga dari makan malam hanya tersisa beberapa potong tempe mendoan. Untungnya di freezer masih ada sisa tiga buah burger daging mini. Di dalam wadah hijau kecil adalah sambel oelek goreng. Tak lupa potongan mentimun dan tomat kurma sebagai penyegar mulut kala makan.
Labels:
bekal ke kantor,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Monday, June 7, 2010
Brotchen
Sudah lama kami tak memanggang brotchen sendiri. Brotchen adalah roti (biasanya untuk sarapan) berbentuk bulat atau lonjong. Terbuat dari terigu biasa maupun jenis-jenis gandum penuh. Rasanya (yang berwarna putih seperti di foto) seperti roti tawar. Namun lebih mengenyangkan daripada roti tawar. Bagian tengahnya dipotong. Lalu diisi mentega dan keju segar. Buahnya melon cantaloupe dan tomat kurma.
Labels:
Bekal Sekolah,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Tegor Nasgor
Jarang kami makan nasi dipagi hari. Sebab hari ini ada tamu, saya membuatnya nasi goreng ini pagi-pagi. Agar tak ribet, sebagian bahanya sudah saya siapkan sejak malam kemarin. Pelengkapnya tempe goreng saja. Sebab nasi gorengnya sudah mengandung sosis. Serta tomat kurma dan potongan timun senagai penyegar mulut.
Labels:
bekal ke kantor,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Ayam Goreng dan Nasi Cetak
Agar tak perlu banyak membeli makanan di perjalanan, seperti biasa kami membawa bekal sendiri dari rumah. Rasa dan kehalalannya insyaallah terjamin. Pengeluaran bisa ditekan. Untuk bekal jalan-jalan hari Sabtu lalu, kami sebenarnya membawa dua kotak bekal. Satu berisi nadi cetak berbalut nori, ayam goreng, potongan mentimun dan tomat kurma. Satu lagi berisi roti tawar isi coklat. Sayang bekal terakhir tak sempat difoto sudah habis lebih dulu.
Labels:
bekal jalan-jalan,
Bento,
ira
| Pendapat sahabat: |
Subscribe to:
Posts (Atom)









